WJNC 2026 Digelar Sepekan di Malioboro, Ini Agendanya

Kota Jogja22 Dilihat
banner 468x60

JOGJA, JANASVARA.com – Wayang Jogja Night Carnival (WJNC) bakal kembali menyemarakkan puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-270 Kota Jogja, setelah sempat absen pada tahun lalu. Gelaran WJNC tahun ini dipastikan bakal tampil berbeda dengan format lebih menarik dan megah.

Event tahunan yang telah menarik magnet wisatawan di Kota Jogja selama satu dekade itu, kini bertransformasi menjadi WJNC Festival. Jika sebelumnya hanya digelar saat puncak HUT Kota Jogja, WJNC 2026 akan berlangsung selama sepekan penuh pada 1-7 Oktober 2026.

banner 336x280

Tak hanya durasinya yang bertambah, lokasi pagelaran WJNC 2026 juga bakal bergeser. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya yang dipusatkan di kawasan Tugu Jogja, gelaran WJNC tahun ini akan dialihkan ke sepanjang Jalan Malioboro hingga Titik Nol Kilometer.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Jogja, Lucia Daning Krisnawati, menjelaskan bahwa perubahan format gelaran WJNC 2026 merupakan arahan langsung dari Wali Kota dan Wakil Wali Kota Jogja, Hasto Wardoyo dan Wawan Harmawan. Tujuannya agar dampak perayaan HUT Kota Jogja dapat dirasakan lebih merata dan panjang oleh masyarakat.

​”WJNC selama 10 tahun terakhir selalu menjadi puncak HUT Kota Jogja. Kalau sebelumnya WJNC hanya digelar satu hari pada 7 Oktober, tahun 2026 ini kami kemas menjadi WJNC Festival dari tanggal 1 sampai 7 Oktober,” ujar Daning saat ditemui di Balaikota, Kamis (13/8/2026).

Dia membeberkan, WJNC 2026 akan mengusung tema Gana Kalajaya. Masyarakat bakal disuguhkan berbagai agenda menarik selama sepekan penuh, seperti sport tourism, pameran produk UMKM, hingga pentas musik di kawasan Malioboro.

Kemudian pada puncaknya, akan dimeriahkan pawai budaya dari 14 kemantren di Kota Jogja. Masing-masing kemantren akan melakukan pertunjukan street art dengan kostum serta tema beragam. “Untuk WJNC 2026 sebagai puncak HUT Kota Jogja, beberapa negara juga sudah konfirmasi akan hadir memeriahkan dan didukung oleh Kementerian Pariwisata RI,” ucap dia.

Meski WJNC Festival berlangsung selama sepekan, namun Daning menuturkan rangkaian perayaan HUT ke-270 Kota Jogja secara keseluruhan tetap berjalan penuh sebulan. Rangkaian kegiatan itu merupakan hasil kolaborasi Pemkot Jogja dengan stakeholder, mulai BUMN, BUMD, Kadin DIY, Kadin Kota Jogja, hingga PT KAI.

Melalui suguhan konsep baru WJNC itu, Dinas Pariwisata Kota Jogja menargetkan kunjungan wisata mencapai 10.000 orang. ​”Targetnya 10.000 wisatawan. Tapi yang paling penting WJNC kan sudah menjadi Calender of Event Dinas Pariwisata Kota Jogja. Jadi harus berdampak tidak hanya untuk memperpanjang lama tinggal (length of stay) dan menambah belanja wisatawan (spending money). Akan tetapi juga membawa dampak ekonomi langsung bagi warga,” kata Daning.

​”Jangan sampai pada Hari Ulang Tahun ke-270,  warga lokal Kota Jogja hanya sebagai penonton. Oleh karena itu, kami gerakkan festival di 14 kemantren dengan pameran UMKM-nya, serta menggandeng berbagai stakeholder di WJNC Fest ini,” tandasnya.(Dewi Rukmini)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *