Sri Sultan HB X Rotasi 125 Pejabat, Eling Priswanto jadi Kadis Pariwisata DIY

Kota Jogja84 Dilihat
banner 468x60

JOGJA, JANASVARA.COM – Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sri Sultan HB X, merotasi 125 pejabat di lingkungan Pemerintah Daerah (Pemda) DIY. Pelantikan dan pengambilan sumpah janji 125 pejabat tersebut dilaksanakan di Bangsal Kepatihan, Kantor Gubernur DIY, pada Jumat (28/8/2026).

Ratusan pejabat yang dilantik terdiri dari Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, administrator, dan pengawas di lingkungan Pemda DIY. Beberapa pejabat yang dilantik antara lain Eling Priswanto, Atik Sudarmi, dr. Prahesti Fajarwati, dan Danang Samsurizal.

banner 336x280

Dalam rotasi itu, Eling Priswanto yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Biro Perekonomian dan Sumber Daya Alam Sekretariat Daerah (Sekda) DIY, kini menjadi Kepala Dinas Pariwisata DIY.

Sebaliknya, Atik Sudarmi yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Pariwisata DIY, kini mendapatkan amanah menjadi Kepala Biro Perekonomian dan Sumber Daya Alam Sekda DIY.

Kemudian, dr. Prahesti Fajarwati yang sebelumnya menjabat Kepala Seksi Jaminan Kesehatan Balai Penyelenggara Jaminan Kesehatan Sosial Dinas Kesehatan DIY, kini menjadi Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan DIY.

Sementara itu, Danang Samsurizal yang sebelumnya menjabat Kepala Balai Rehabilitasi Sosial dan Pengasuhan Anak Dinsos DIY, kini menjabat sebagai Kepala Bidang Perlindungan Dinsos DIY.

Rotasi jabatan di tubuh Dinas Pariwisata DIY kali ini cukup menarik perhatian. Sebab, berlangsung cukup cepat dan hanya berjarak sekitar 23 hari dari rotasi sebelumnya.

Menanggapi hal itu, Sri Sultan HB X menegaskan bahwa mekanisme pengangkatan dan pemindahan pejabat Pemda DIY saat ini mengacu kepada sistem talent pool. Sehingga tak lagi berdasarkan pada senioritas semata.

​”Sekarang kondisinya beda dengan masa lalu. Kami melaksanakan penataan berbasis talent pool (kuadran 1 sampai 9). Pejabat yang boleh dipindah atau diangkat adalah mereka yang masuk kualifikasi dan memenuhi syarat kepangkatan dan pendidikan pelatihan. Jadi kalau yang tiga ini belum ditempuh, biarpun dia S.H atau M.H gitu, tidak bisa jadi kepala dinas,” jelas Sri Sultan usai pelantikan.

​Ngarsa Dalem menambahkan bahwa seorang ASN yang hendak menduduki jabatan eselon atau kepala dinas wajib memenuhi standar diklat kepemimpinan yang ditentukan. Tanpa memenuhi kualifikasi diklat tersebut, gelar akademis maupun masa kerja tidak otomatis menjadikan seseorang layak dilantik.

​”Jadi pertimbangannya bukan cuma senioritas. Kalau belum menempuh diklat yang dipersyaratkan, ya tidak bisa jadi kepala dinas. Semua harus masuk talent pool yang sudah lulus seleksi dan pendidikan,” tuturnya.

​Usai dilantik, Eling Priswanto, menyatakan siap mengemban amanah tersebut. Sejumlah program prioritas langsung dibidik, mulai dari penguatan aktivasi Bandara International Yogyakarta (YIA) hingga peningkatan durasi tinggal (length of stay) wisatawan.

“DIY sebagai kota wisata tentu banyak sekali PR (pekerjaan rumah), termasuk bagaimana aktivasi Bandara YIA supaya lebih maju lagi. Kemudian masih ada beberapa PR terkait dengan lamanya tinggal wisatawan di DIY, kan perlu kita tingkatkan,” jelas Eling.

Selain itu, pihaknya juga bakal mengkaji potensi pembukaan rute penerbangan langsung (direct flight) dari luar negeri guna mendongkrak kunjungan wisatawan mancanegara.

​”Ke depan sekiranya memungkinkan kita rintis direct flight dengan beberapa negara potensial. Salah satunya ada usulan dari Tiongkok, kemudian Thailand juga ada. Tapi sifatnya masih kajian,” tambahnya.

Di sisi lain, Atik Sudarmi menyatakan akan segera melakukan koordinasi internal di Biro Perekonomian dan SDA untuk mengawal target kinerja hingga Desember 2026 serta penyusunan program 2027.

​Menanggapi pergeseran jabatannya dari eselon IIa ke IIb, Atik menegaskan komitmennya sebagai ASN yang siap menjalankan keputusan pimpinan.

​”Prinsip saya sebagai ASN sejak awal sudah bersumpah untuk siap ditempatkan di mana saja. Apa pun keputusan pimpinan, saya siap menjalankan sesuai regulasi. Saya tidak ada masalah dan ini adalah kepercayaan besar bagi saya untuk terus belajar dan memberikan yang terbaik,” tutupnya.(Dewi Rukmini)

 

 

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *