KAI Daop 6 Jogja Operasikan KA Tambahan Imbas Bandara di Jakarta Tutup Sementara

Kota Jogja27 Dilihat
banner 468x60

JOGJA, JANASVARA.COM – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 6 Jogja kembali mengoperasikan kereta api tambahan pada Senin (7/9/2026). Langkah itu dilakukan untuk mendukung mobilitas masyarakat menyusul penutupan sementara Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) akibat dampak sebaran abu vulkanik di wilayah Jabodetabek.

Sebelumnya pada Minggu (6/9/2026), KAI Daop 6 Jogja mengoperasikan KA tambahan relasi Jogja -Gambir dan Malang-Gambir untuk menunjang kebutuhan transportasi warga menuju Jakarta dan sekitarnya, setelah Bandara Soetta terdampak erupsi Gunung Anak Krakatau. Kini, satu KA tambahan relasi Jogja-Gambir disiagakan dan dioperasikan kembali. Kereta tersebut dijadwalkan berangkat dari Stasiun Tugu Jogj pada pukul 18.20 WIB dengan membawa rangkaian tujuh kereta eksekutif Stainless Steel.

banner 336x280

Manager Humas KAI Daop 6 Jogja, Feni Novida Saragih, menyatakan bahwa pengoperasian KA Tambahan ini merupakan wujud komitmen dan kesiapan KAI dalam menyediakan pilihan moda transportasi darat yang andal saat penerbangan udara mengalami hambatan. ​“Penambahan perjalanan ini diharapkan dapat menjadi alternatif transportasi bagi masyarakat yang ingin melanjutkan perjalanan maupun aktivitas, khususnya menuju wilayah Jakarta dan sekitarnya ataupun sebaliknya,” ujar Feni, Senin.

KAI Daop 6 mencatat sebanyak 455 penumpang mengakses KA tambahan pada Minggu (6/9/2026). Sedangkan pada Senin (7/9/2026) pukul 10.30 WIB, terdapat 114 penumpang yang memesan kursi KA tambahan.

Kehadiran KA Tambahan itu turut mendorong lonjakan keseluruhan volume penumpang di wilayah Daop 6 Jogja. Feni menyebut pada Minggu (6/9/2026) tercatat ada 51.646 penumpang yang dilayani di stasiun wilayah Daop 6 Jogja. Sedangkan pada hari yang sama minggu lalu tercatat sebanyak 45.883 penumpang datang dan berangkat di wilayahnya.  “Kenaikannya sekitar 12,5 persen,” katanya.

​Di tengah situasi gangguan abu vulkanik, KAI Daop 6 turut memberikan imbauan keselamatan dan kesehatan bagi para pelanggan. Masyarakat yang beraktivitas di lingkungan stasiun maupun di atas kereta diimbau untuk memakai masker, kacamata pelindung, mengurangi aktivitas di ruang terbuka, serta menghindari menyentuh area mata secara langsung.

​Pelanggan juga diminta selalu mematuhi arahan petugas di lapangan. Jika mengalami keluhan fisik seperti sesak napas atau iritasi, pelanggan diimbau untuk segera menghubungi petugas KAI agar mendapatkan bantuan medis.

“KAI Daop 6 Jogja akan terus memantau perkembangan situasi, melakukan koordinasi dengan pihak terkait, dan akan memberikan informasi lanjutan kepada para pelanggan,” katanya. (Dewi Rukmini)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *