Ini Kronologi TPS 3R Nitikan Jogja Kebakaran

Kota Jogja34 Dilihat
banner 468x60

JOGJA, JANASVARA.COM – Peristiwa kebakaran menimpa Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS 3R) Nitikan yang berada di Kelurahan Sorosutan, Kemantren Umbulharjo, Kota Jogja, pada Jumat (6/11/2026). Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden tersebut.

Kasi Humas Polresta Jogja, Iptu Dani Hasan, mengungkapkan insiden kebakaran itu diketahui pertama kali oleh saksi yang merupakan penjual angkringan di dekat lokasi sekitar pukul 12.00 WIB. Saat itu, saksi hendak mengambil gelas air minum pesanan karyawan di dalam kantor TPS 3R Nitikan.

banner 336x280

“Saat masuk ke lokasi TPS 3R, saksi melihat tumpukan kasur, sampah kering, serta potongan sampah plastik sudah dalam keadaan terbakar,” jelas Dani, Jumat (6/11/2026).

​Melihat api yang mulai membesar, saksi langsung menghubungi warga lain dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Umbulharjo serta Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Jogja.

Tak berapa lama kemudian, petugas pemadam kebakaran meluncur ke lokasi untuk menjinakkan Si Jago Merah.

“Tidak ada korban jiwa atau luka dalam kejadian itu. Namun penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan,” tambahnya.

Kepala Damkarmat Kota Jogja, Taokhid, memebenarkan bahwa saat ini penyebab kebakaran tersebut belum diketahui. Dikatakan insiden kebakarna itu terjadi saat warga tengah menunaikan ibadah Sholat Jumat.

Api tiba-tiba muncul dan membakar tumpukan sampah di area pojok luar rumah pengolahan sampah.

​”Penyebabnya belum diketahui, karena sekitar jam 11.40-an pas jam Jumatan tiba-tiba sudah ada api menyala pada tumpukan sampah di pojok luar rumah pengolahan sampah,” jelasnya.

Untuk menangani peristiwa itu, pihaknya langsung mengerahkan empat armada pemadam kebakaran ke lokasi. Berkat kesigapan petugas, amukan api berhasil dikendalikan dan ditangani sepenuhnya setelah berjibaku selama kurang lebih dua jam.

“Total luas area yang terbakar mencapai sekitar 200 meter persegi,” katanya.

​Lebih lanjut, Taokhid mengimbau masyarakat agar senantiasa berhati-hati dan waspada dalam beraktivitas, khususnya yang berkaitan dengan potensi pemicu api, listrik, dan gas. Ia juga secara tegas mengingatkan warga agar tidak melakukan pembakaran sampah sembarangan di lingkungan sekitar.

​”Hindari juga membakar sampah di lingkungan karena selain menimbulkan polusi asap dan bau, juga dapat berpotensi menimbulkan bahaya kebakaran. Bila bepergian, pastikan kompor dan alat-alat elektronik atau listrik sudah dimatikan,” pesan dia. (Dewi Rukmini)

 

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *