Kebakaran Transhome: Korban Sempat Kembali ke Lantai 3 Ambil Tas

Sleman18 Dilihat
banner 468x60

SLEMAN, JANASVARA.COM – Kebakaran supermarket bahan bangunan Transhome di Jalan Jogja-Solo, Kapanewon Berbah, Kabupaten Sleman, menyebabkan dua orang karyawan meninggal dunia. Kedua korban ditemukan dalam kondisi henti nafas dan nadi karena terjebak di lantai 3 gedung Transhome oleh petugas pemadam kebakaran pada Kamis (1/10/2026).

Dua korban meninggal dunia dalam musibah itu berinisial W dan S. Sebelum ditemukan oleh petugas, kedua korban sempat dinyatakan hilang terjebak di dalam gedung toko.

banner 336x280

Kabar tersebut pun menggegerkan masyarakat, tak terkecuali keluarga korban dan karyawan supermarket bahan bangunan itu.

Tangis dan rasa cemas sempat menyelimuti pihak keluarga yang terus menunggu kejelasan nasib kerabat mereka di sekitar lokasi kejadian.

​Sepupu korban W, Ayuna, menceritakan detik-detik mencekam sebelum korban terjebak di dalam bangunan yang mulai dikepung asap tebal. Berdasarkan informasi dari rekan kerja korban, W sempat berniat menyelamatkan barang pribadinya sebelum keluar dari gedung.

​”Kondisi parkiran motor katanya sudah banyak asap dan kebakaran. Sepupu saya berniat menyelamatkan tasnya di lantai tiga. Pas mau turun, ternyata sudah terjebak dan tidak bisa keluar,” ujar Ayuna di lokasi kejadian, Kamis (1/10/2026).

​Ayuna mengaku tidak sempat berkomunikasi secara langsung saat kebakaran terjadi karena ponsel milik sepupunya dibawa oleh rekan kerjanya. Dikatakan, rekannya sempat melarang W untuk kembali naik ke lantai atas, namun korban tetap bergegas mengambil tasnya.

​”Sama temannya sebenarnya sudah disuruh keluar, tapi sepupu saya masih mau naik cari tasnya yang di atas,” tambah Ayuna.

​Rasa khawatir membuat keluarga langsung mendatangi lokasi begitu mendengar kabar musibah tersebut melalui unggahan media sosial. Ayuna bersama ayah dan kerabatnya yang bermukim di Kalasan menyisir area titik kumpul karyawan di seberang jalan, sebelum akhirnya mendapat kepastian mengenai kondisi korban.

​Korban W diketahui berusia 19 tahun dan baru saja lulus sekolah. Sebelum diangkat menjadi karyawan tetap di bagian staf administrasi kantor, ia sempat menjalani program Praktik Kerja Lapangan (PKL) di supermarket bahan bangunan tersebut.(Dewi Rukmini)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *