Impian dari Jogja, dari Ruang Kelas untuk Masa Depan Pendidikan

Sleman13 Dilihat
banner 468x60

SLEMAN, JANASVARA.COM – Sabtu (19/9/2026) mulai pukul 08.00 WIB pagi ini, event Jelajah Edukasi Dasar(JED) yang diselenggarakan oleh Yayasan Dinamika Eduasi Dasar – Sekolah Eksperimental Mangunan, dimulai. Kegiatan yang bertempat di kompleks Sekolah Eksperimental Mangunan Cupuwatu, Purwomartani Kalasan Sleman ini dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman Mustadi.

Setelah seremonial pembuka, dilanjutkan dengan Gelar Wicara yang menghadirkan narasumber Prof. Dr. C.B. Mulyatno, Pr. Dekan Fakultas Filsafat-Teologi Universitas Sanata Dharma, dan Bapak Bukik (Budi) Setiawan dari Yayasan Guru Belajar. Mereka memaparkan tentang pendidikan yang humanis. Pendidikan yang memberikan ruang seluas-luasnya pada anak untuk berkembang sesuai potensi dominan yang mereka miliki. Di sisi lain juga butuh peran orangtua bukan sebagai pengawas atau pawang, tapi sebagai teman atau partner yang menjadi teman seperjalanan anak.

banner 336x280

Gelar Wicara ini berlangsung sekitar 90 menit berlangsung cukup hangat. Terlebih pada saat dibuka forum tanya jawab. Peserta JED yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia seperti Solo, Bandung, Magelang, Jogja sendiri terlihat sangat antusias terlibat. Total jumlah peserta JED yang ketiga tahun 2026 ini meningkat cukup tajam dibandingkan tahun lalu. Tercatat hamper 200 peserta yang mendaftar dan hadir. Masih ditambah lagi peserta online karena event ini juga menggunakan jalur streaming.

Setelah Gelar Wicara dilanjutkan dengan seminar dan workshop per tema. Peserta yang hadir dipersilahkan untuk memilih tema-tema yang dibawakan oleh para guru dan karyawan di Yayasan DED. Terdapar lima kelas seminar dengan berbagai tema serta Sembilan kelas workshop.

Narasumber dari seminar dan workshop adalah para guru dan karyawan Sekolah Eksperimental Mangunan. Forum ini sekaligus menjadi cara untuk berbagi pengalaman kepada seluruh peserta yang hadir, yang sebagian besar juga guru. Pengalaman yang dibagikan adalah dinamika yang dialami bersama dengan anak-anak yang didampingi.

Dengan kata lain, semua narasumber membagikan praktik baik dari proses pembelajaran yang dilakukan. Dr. Bernardus Singgih Guritno, Pr., Pengurus Yayasan DED menyatakan dalam kata sambutannya bahwa dalam pelaksanaan JED di tahun-tahun yang akan datang Yayasan DED membuka kesempatan seluas-luasnya bagi guru dari sekolah-sekolah di Jogja untuk membagikan praktek baik dalam proses pembelajaran di sekolah masing-masing. Akhirnya diharapkan forum JED ini dapat menjadi ajang sharing praktik baik pendampingan anak di seklah dari sekolah-sekolah yang ada di Indonesia. Impian dari Jogja, dari ruang kelas untuk masa depan pendidikan sunguh-sungguh bisa diwujudkan.

Keberhasilan dari pelaksanaan event ini tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak yang berkontribusi terlibat di dalamnya, baik dalam bentuk finansial dan bentuk-bentuk yang lain. Juga atas koordinasi dan lerjasama yang kompak dari seluruh anggota panitia yang merupakan guru dan karyawan Sekolah Eksperimental Mangunan. (Wisnu Wardhana)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *