Polres Bantul Amankan 13 Remaja Terkait Video Viral di Medsos

Bantul20 Dilihat
banner 468x60

BANTUL, JANASVARA.COM – Polres Bantul mengamankan 13 remaja yang berkaitan dengan adanya keributan antar remaja yang terjadi Jalan Jalur Lintas Selatan (JJL), Kretek, Bantul, DIY,  Sabtu (3/10/2926).

Diduga, keributan tersebut terjadi karena salah sasaran akibat korbam diduga melakukan klitih atau kekerasan jalanan.

banner 336x280

Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto menyampaikan peristiwa tersebut terjadi pada pukul 17.30 WIB. Hingga saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan.

“Masih diselidiki,” katanya saat dikonfirmasi, Senin (5/10/2026).

Belasan remaja tersebut diamankan oleh petugas dari tiga polsek, yakni Polsek Kretek, Polsek Sanden, dan Polsek Pleret.

“Benar, ada 13 remaja yang telah diamankan terkait peristiwa tersebut. Mereka diamankan oleh petugas dari Polsek Kretek, Polsek Sanden, dan Polsek Pleret,” kata Rita, Minggu (4/10/2026).

Rita menjelaskan, setelah diamankan oleh masing-masing polsek, para remaja tersebut kemudian diserahkan kepada Satreskrim Polres Bantul. Pemeriksaan dilakukan untuk mendalami peristiwa yang videonya beredar luas di media sosial.

“Saat ini seluruhnya sudah berada di Satreskrim Polres Bantul. Mereka masih menjalani pemeriksaan untuk penanganan lebih lanjut,” ujarnya.

Menurut Rita, kepolisian masih perlu melakukan pemeriksaan untuk memastikan peran dan keterlibatan masing-masing remaja dalam peristiwa tersebut.

Karena itu, ia mengimbau masyarakat tidak terburu-buru mengambil kesimpulan berdasarkan informasi yang beredar di media sosial.

“Kami masih melakukan pendalaman terhadap peristiwa ini. Untuk itu, kami mengimbau masyarakat agar tidak berspekulasi dan menunggu informasi resmi dari kepolisian,” jelasnya.

Rita juga meminta masyarakat bijak dalam menyikapi maupun menyebarkan video yang tengah viral tersebut. Ia mengingatkan agar informasi yang belum terverifikasi tidak langsung disebarluaskan karena berpotensi menimbulkan kesalahpahaman.

“Kami berharap masyarakat bisa menahan diri dan tidak menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya. Percayakan penanganan peristiwa ini kepada pihak kepolisian,” pungkasnya. (Hadid Pangestu).

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *