SLEMAN, JANASVARA.COM-Penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) Tahun 2026 sudah mencapai 95%. Tercatat ada lima kapanewon yang sudah lunas PBB-P2.
Guna meningkatkan kepatuhan dan percepatan penerimaan pajak daerah, Pemerintah Kabupaten Sleman menggelar High Level Meeting sekaligus menyerahkan penghargaan Lunas Awal Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) Tahun 2026 bagi tingkat Kapanewon, Kalurahan, dan Padukuhan di Sleman. Penyerahan penghargaan dilakukan oleh Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa, beserta jajaran pada Rabu (26/8), bertempat di Rumah Dinas Bupati Sleman.
Dalam kesempatan tersebut, Sekretaris BKAD Sleman, Widodo, melaporkan bahwa capaian pelunasan PBB-P2 mencatatkan hasil yang sangat positif. Hingga 26 Agustus 2026, realisasi penerimaan PBB-P2 Kabupaten Sleman telah menembus angka Rp86.342.516.737 atau mencapai 95% dari target Rp90.000.000.000,00.
Secara kewilayahan, terdapat lima kapanewon yang berhasil lunas 100 persen, yaitu Cangkringan, Turi, Seyegan, Moyudan, dan Minggir. Selain itu, sebanyak 42 kalurahan (49% dari total 86 kalurahan) dan 749 padukuhan (62% dari total 1.212 padukuhan) di seluruh Kabupaten Sleman juga sukses mencatatkan lunas awal.
“Melalui penyerahan penghargaan ini, Pemkab Sleman berharap budaya tertib dan patuh pajak dapat terus diperkuat untuk mendukung keberlanjutan pembangunan dan peningkatan pelayanan publik di Kabupaten Sleman,” kata Widodo.
Wakil Bupati Sleman menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada kapanewon, kalurahan, dan padukuhan yang telah menunjukkan komitmen luar biasa dalam melunasi PBB-P2 lebih awal. Menurut dia, penghargaan ini merupakan wujud penghormatan atas komitmen dan kedisiplinan jajaran perangkat wilayah serta masyarakat dalam melunasi kewajiban pajak lebih awal.
“Capaian hingga hari ini sangat membanggakan. Keberhasilan ini adalah buah sinergi antara Pemkab, BKAD, Kapanewon, Kalurahan, Padukuhan, para Dukuh, dan seluruh Wajib Pajak,” kata Danang. (Wisnu Wardhana)















