Pasar Ngasem Didorong Jadi Pusat Pemasaran Produk UMKM dari Berbagai Daerah

Kota Jogja30 Dilihat
banner 468x60

JOGJA, JANASVARA.COM – Pasar Ngasem Jogja didorong tidak hanya menjadi tempat aktivitas perdagangan, tetapi juga ruang pemasaran produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dari berbagai daerah di Indonesia.

Hal tersebut disampaikan Ketua Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN) Nanik S. Deyang saat menghadiri Small Regional Enterprise Expo (SMEXPO) Regional yang digelar di Pasar Ngasem.

banner 336x280

Menurut Nanik, persoalan yang masih banyak dihadapi pelaku UMKM bukan hanya terkait produksi, tetapi juga pemasaran. Karena itu, keberadaan pasar menjadi penting untuk mempertemukan produk UMKM dengan konsumen.

“Maka saya minta kepada Pertamina untuk bukan hanya mendampingi, membina, atau membimbing UMKM, tapi menghidupkan pasar di daerah-daerah. Nah, pasar bisa jadi tempat marketnya, tempat memasarkan hasil-hasil dari UMKM,” jelasnya.

Dalam SMEXPO Regional tersebut, berbagai produk UMKM ditampilkan, mulai dari kuliner hingga batik. Produk-produk tersebut merupakan UMKM binaan Pertamina yang telah melalui proses seleksi.

Peserta SMEXPO Regional tidak hanya berasal dari Jogja. Sejumlah pelaku UMKM dari berbagai daerah, termasuk Aceh dan Jawa Timur, turut mengikuti kegiatan tersebut.

Nanik menilai kondisi tersebut menunjukkan Pasar Ngasem memiliki peluang untuk menjadi salah satu tempat pemasaran produk UMKM sekaligus tujuan wisata belanja bagi wisatawan yang datang ke Jogja.

“Pasar Ngasem menjadi tujuan wisata ke Jogja, pasar Ngasem melihat UMKM yang selama ini didampingi oleh Pertamina, diberikan bantuan oleh Pertamina,” katanya.

“Mereka pesertanya tidak hanya dari Jogja, ada dari Aceh, Jawa Timur. Di pasarnya ini memanfaatkan momen, pasar di Jogja luar biasanya,” imbuhnya.

Ia berharap pelaku UMKM dari berbagai daerah di Indonesia dapat hadir di Pasar Ngasem dalam setiap penyelenggaraan SMEXPO Regional di Jogja.

SMEXPO Regional sendiri telah tiga kali digelar di Pasar Ngasem. Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang pameran produk, tetapi juga dilengkapi pelatihan bagi pelaku UMKM melalui Pertamina Foundation.

Wakil Wali Kota Jogja, Wawan Harmawan, mengatakan dukungan terhadap UMKM sejalan dengan upaya pemerintah kota dalam menggerakkan perekonomian masyarakat.

“Support Pertamina kepada UMKM sesuai dengan tagline ulang tahun Kota Jogja, Otentik-Konkret. Ini juga sesuai dengan program Dinas Perdagangan, Gemati Pasar,” katanya.

Program Gemati Pasar merupakan bagian dari rangkaian YK Festival dalam rangka memperingati HUT ke-270 Kota Jogja. Hingga saat ini, sekitar 500 pedagang tercatat telah mendaftar mengikuti program tersebut.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Jogja Veronica Ambar Ismuwardani mengatakan salah satu ketentuan bagi pedagang yang mengikuti Gemati Pasar adalah menyediakan pembayaran secara digital menggunakan QRIS.

“Karena persyaratannya menggunakan QRIS. Kami juga akan memberikan belanja berhadiah selama satu bulan,” katanya. (Hadid Pangestu)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *