Memilihara Hewan Bukan Sekadar Hobi

Breaking News26 Dilihat
banner 468x60

SLEMAN, JANASVARA.COM — Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa menegaskan memelihara hewan seperti anjing maupun kucing bukan sekadar hobi, melainkan bentuk tanggung jawab moral dan sosial agar keberadaan hewan peliharaan tidak membahayakan lingkungan sekitar.

“Kegiatan ini memiliki makna yang jauh lebih besar daripada sekadar vaksinasi hewan peliharaan. Di dalamnya terdapat pesan penting mengenai kesehatan, keselamatan masyarakat, kesejahteraan hewan, kepedulian lingkungan, serta tanggung jawab kita sebagai manusia terhadap makhluk hidup di sekitar kita,” ujar Danang saat menghadiri peringatan Hari Rabies Internasional di halaman Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan (DP3) Kabupaten Sleman, Rabu (30/9/2026).

banner 336x280

Dalam kegiatan ini juga dilakukan vaksinasi rabies secara gratis. Kegiatan bertema “Bahagia Bersama Anabul Bebas Rabies” ini merupakan bagian dari rangkaian Pekan Vaksinasi Rabies guna mempertahankan status Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sebagai wilayah bebas rabies. Sebanyak 340 pemilik hewan terdaftar mengikuti vaksinasi secara daring, dengan komposisi hewan yang didaftarkan mencakup sekitar 40 ekor anjing dan sisanya kucing.

Dalam kesempatan tersebut, Danang turut mengingatkan bahwa status bebas rabies tidak boleh membuat masyarakat lengah. Tingginya mobilitas hewan dari luar daerah tetap memiliki potensi risiko penularan. “Daerah bebas rabies bukan berarti daerah yang bebas dari kewaspadaan terhadap rabies,” tegasnya.

Pemkab Sleman terus berkomitmen membangun kekebalan kelompok (herd immunity) pada populasi hewan rentan, memperkuat surveilans, serta memastikan pemberian vaksin secara berkala. Masyarakat juga diimbau untuk memahami tata cara penanganan pertama apabila terjadi kasus gigitan atau cakaran hewan penular rabies.

Mengingat rabies menular melalui air liur hewan terinfeksi dan berdampak langsung pada kesehatan manusia, penanganannya membutuhkan sinergi lintas sektor melalui pendekatan One Health—konsep yang mengintegrasikan kesehatan manusia, hewan, dan lingkungan. Sinergi ini melibatkan pemerintah, tenaga medis dan dokter hewan, akademisi, komunitas, dunia usaha, hingga pemilik hewan.

Selain pemberian vaksin secara berkala, para pemilik hewan diimbau untuk rutin memeriksakan kesehatan hewannya, menjaga kebersihan kandang dan lingkungan, serta mengendalikan populasi reproduksi secara bertanggung jawab. “Mari sayangi anabul kita, jaga kesehatannya, dan lakukan vaksinasi secara rutin,” pungkas Danang.

Kepala DP3 Kabupaten Sleman, Liem Astuti, menambahkan bahwa status DIY sebagai wilayah bebas rabies harus terus dipertahankan melalui upaya pencegahan yang berkelanjutan. “Oleh karena itu, DP3 Kabupaten Sleman melalui UPTD Pelayanan Kesehatan Hewan menyelenggarakan vaksinasi rabies gratis ini. Tak hanya vaksinasi, acara ini juga diisi dengan ruang edukasi dan rekreasi,” katanya.

Rangkaian acara tersebut diramaikan dengan peragaan busana (fashion show) dan kontes kucing, sosialisasi kesehatan hewan bagi anak-anak KB/TK se-Kabupaten Sleman, serta lomba mewarnai. (Wisnu Wardhana)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *