Kadin Sleman Pertemukan Pelaku Usaha dengan Mitra Strategis

Uncategorized17 Dilihat

SLEMAN – Kamar Dagang dan Industri (Kadin)  Sleman mempertemukan pelaku usaha dengan sejumlah mitra strategis. Tujuannya agar berbagai persoalan bisnis bisa langsung mendapatkan solusi.

Ketua Kadin Sleman, Yudi Prihantana, mengatakan peningkatan kompetensi dan kapasitas pelaku UMKM menjadi bagian penting dari program kerja Kadin Sleman. Ini merupakan langkah baru untuk memperkuat pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Langkah ini dilakukan melalui kegiatan pelatihan bisnis dan silaturahmi UMKM yang berlangsung di Lantai 4 Gedung Mal Pelayanan Publik (MPP) Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Sleman, Kamis (6/8/2026).

Ada empat mitra dari sektor berbeda turut dilibatkan, yakni Bank BTN, BPJS Ketenagakerjaan, Indosat IM3, dan Print Flow. Kehadiran mereka membuat forum tidak sekadar menjadi ruang penyampaian materi, tetapi juga menjadi tempat pelaku UMKM memperoleh informasi mengenai pembiayaan, perlindungan tenaga kerja, konektivitas internet, legalitas, hingga kemasan produk. Kegiatan tersebut dipandu Pengurus Kadin Sleman Bidang Komite Tetap Akreditasi dan Kesekretariatan, Hanun Wuryansari.

Menurut Yudi, pelaku UMKM saat ini menghadapi tantangan yang semakin kompleks. Mempertahankan usaha saja tidak cukup. Mereka perlu melakukan inovasi, memanfaatkan teknologi, memperkuat legalitas, sekaligus membangun tata kelola usaha yang lebih profesional.

“Kegiatan hari ini merupakan salah satu bentuk nyata komitmen Kadin Kabupaten Sleman dalam menjalankan program kerja yang berfokus pada peningkatan kompetensi, kapasitas, dan daya saing pelaku UMKM di Kabupaten Sleman,” kata Yudi.

Ia menilai UMKM mempunyai peran strategis dalam menopang perekonomian daerah. Karena itu, penguatan sektor tersebut membutuhkan kolaborasi banyak pihak.
Perbankan, perusahaan teknologi, lembaga perlindungan tenaga kerja, organisasi dunia usaha hingga perusahaan pendukung produk dinilai dapat saling melengkapi untuk membangun ekosistem bisnis yang lebih kuat.

Pengurus Kadin Sleman Bidang Komite Tetap Pembinaan Keanggotaan, Ilham Agus Prasetyo, mengatakan forum tersebut diharapkan membuka wawasan baru bagi peserta sekaligus memperluas jaringan bisnis.

“Harapannya, melalui kegiatan ini para peserta memperoleh wawasan baru, memperluas jejaring usaha, sekaligus meningkatkan kualitas dan profesionalisme dalam mengembangkan usahanya,” ujar Ilham.

Ilham juga menyampaikan materi mengenai Nomor Induk Berusaha (NIB) dan Sertifikasi Halal, dua aspek yang dinilai penting untuk memperkuat legalitas serta meningkatkan kepercayaan terhadap produk UMKM.(Inu)