KA Bandara YIA Catat 1,9 Juta Penumpang Sebelum Transisi Operasional

Kota Jogja43 Dilihat
banner 468x60

JOGJA, JANASVARA.COM – Operasional layanan Kereta Api (KA) Bandara di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) resmi memasuki babak baru. Per 17 September 2026, pengelolaan moda transportasi penghubung menuju Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) tersebut secara resmi dialihkan dari PT Railink kepada KAI Commuter.

Sebelum transisi operasional dilakukan, layanan KAI Bandara di Yogyakarta mencatatkan kinerja rekapitulasi yang impresif. Sepanjang periode Triwulan III hingga 16 September 2026, PT Railink mencatat sebanyak 1,9 juta penumpang telah memanfaatkan moda transportasi KAI Bandara di wilayah Jogja.

banner 336x280

Secara akumulatif nasional, PT Railink melayani total 5,1 juta penumpang pada Triwulan III 2026, meliputi 3,2 juta penumpang di wilayah Sumatera Utara dan 1,9 juta penumpang KAI Bandara di Jogja. Dikatakan, puncak mobilitas masyarakat tertinggi terjadi pada Maret 2026 yang menembus angka 633 ribu penumpang. Hal itu dipicu oleh tingginya pergerakan liburan serta arus mudik dan balik Lebaran.

Direktur Utama PT Railink, Porwanto Handry Nugroho, menegaskan bahwa tingginya angka keterangkutan itu membuktikan peran vital rel kereta dalam mendukung sistem moda transportasi terpadu. “Capaian 5,1 juta penumpang pada Triwulan III 2026 menunjukkan bahwa layanan kereta api bandara terus menjadi pilihan masyarakat untuk mendukung mobilitas, khususnya di wilayah Sumatera Utara dan Jogja. Kami mengapresiasi kepercayaan dan antusiasme masyarakat yang terus menggunakan layanan KAI Bandara,” ujar Porwanto Handry Nugroho, Jumat (9/10/2026).

Meski terjadi peralihan entitas pengelola di wilayah Jogja, PT Railink memastikan integrasi dan kenyamanan layanan bagi para pengguna jasa tetap menjadi prioritas utama tanpa mengalami perubahan teknis di lapangan. “Pengalihan operasional kepada KAI Commuter tidak mengubah layanan yang diterima masyarakat, termasuk rute, tarif, maupun jadwal perjalanan kereta yang tetap berjalan seperti sebelumnya,” tambahnya.

Langkah pengalihan itu diharapkan dapat semakin memperkuat efisiensi konektivitas serta mengintegrasikan jaringan kereta bandara dengan ekosistem transportasi commuter di Wilayah VI Jogja dan sekitarnya. PT Railink juga mengapresiasi seluruh pelanggan yang telah memercayakan mobilitasnya pada kereta bandara. Pihaknya juga berkomitmen agar transisi dan koordinasi antar-anak usaha PT KAI (Persero) itu dapat terus menghadirkan transportasi publik yang aman, tepat waktu, dan semakin mudah diakses masyarakat. (Dewi Rukmini)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *