Jika Ada Penonton WJNC Sakit, Pemkot Tanggung Biaya Pengobatan 

Kota Jogja16 Dilihat
banner 468x60

JOGJA, JANASVARA.COM– Pemkot Jogja menjamin pembiayaan pasien darurat sesuai ketentuan Peraturan Wali Kota (Perwal) PSC. “Apabila ada penanganan darurat yang harus dirawat di rumah sakit, kami sediakan penjaminan 1×24 jam. Jika penanganan berlanjut lebih dari kurun waktu tersebut, mekanisme pembiayaan akan dialihkan menggunakan asuransi atau BPJS Kesehatan pasien,” kata Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Jogja, Lana Unwanah, Rabu (7/10/2026)/

Dengan jaminan tersebut, menurut Lana, penonton yang menyaksikan Wayang Jogja Night Carnival (WJNC) 2026 yang berlangsung di kawasan Malioboro, Rabu (7/10/2026) malam tidak perlu khawatir. Selain soal pembiayaan, Dinkes juga menerjunkan ratusan personel kesehatan. Langkah itu dilakukan guna mengantisipasi kebutuhan medis puluhan ribu penonton yang diprediksi bakal memadati sepanjang kawasan Malioboro.

banner 336x280

Lana mengatakan, pihaknya mengerahkan 15 tim kesehatan beserta 15 unit ambulans yang disebar di 12 titik strategis sepanjang Jalan Malioboro. Dari belasan lokasi tersebut, sembilan di antaranya didirikan dalam bentuk posko berupa tenda.

“Total ada kurang lebih 140 personel yang terlibat di divisi kesehatan. Personel ini mencakup 75 tim kesehatan dan ambulans, 5 tim Dinas Kesehatan, 20 remaja Saka Bakti Husada, serta 40 relawan Dinas Pariwisata yang telah dibekali pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD),” ujar Lana.

Dia menuturkan, kehadiran relawan tersertifikasi BHD disiapsiagakan untuk menyisir dan mengevakuasi penonton yang membutuhkan pertolongan di luar jangkauan posko utama. Seluruh tim kesehatan disiagakan mulai pukul 14.00 hingga 22.00 WIB. “Di luar jam operasional tersebut, penanganan medis tetap berjalan melalui skema on-call PSC 119 Jogja,” katanya.

Sejumlah posko kesehatan tersebar di titik-titik krusial, antara lain pintu masuk Malioboro, depan Gedung DPRD DIY, Jalan Dagen, Jalan Suryatmajan, Jalan Pajeksan, hingga depan Pasar Sore, depan Benteng Vredeburg, hingga dekat Taman Pintar Yogyakarta. Fasilitas kesehatan yang diturunkan merupakan gabungan dari RS Panti Rapih, RS PKU Muhammadiyah, RS Panti Rini, RS Pratama, puskesmas setempat, hingga RS Tentara (DKT).

Lana menjelaskan, tim di lapangan juga berkoordinasi dengan sejumlah rumah sakit rujukan di sisi barat, selatan, dan timur kawasan Malioboro apabila ada pasien yang memerlukan penanganan lanjutan. Untuk sisi barat Jalan Malioboro, rumah sakit rujukan meliputi RS Ludira Husadatama dan RS PKU Muhammadiyah. Sedangkan di sisi selatan dan timur Jalan Malioboro, rumah sakit rujukan diarahkan ke RS Bethesda Lempuyangwangi, RS Islam Hidayatullah, RS Pratama, RS Happyland, RS Bethesda, RS Panti Rapih, dan RSUD Kota Jogja. (Dewi Rukmini)
.

 

 

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *