Harga Kebutuhan Pokok Masih Normal

Sleman32 Dilihat
banner 468x60

SLEMAN, JANASVARA.COM–Harga
kebutuhan pokok terpantau dalam kondisi normal. Harga-harga masih stabil. Hanya cabai rawit yang harganya melonjak.

Hal itu diungkapkan Menteri Perdagangan RI, Budi Santoso seusai melakukan kunjungan kerja ke Pasar Potrojayan, Madurejo, Prambanan, Kabupaten Sleman, Senin (21/9/2026).

banner 336x280

Mengawali kunjungannya, Menteri Perdagangan didampingi Bupati Sleman, Harda Kiswaya mengelilingi area pasar untuk menemui setiap pedagang serta berdialog langsung dengan para pedagang dan pengunjung guna menyerap aspirasi terkait kondisi harga pangan di lapangan.

Usai berdialog dengan pedagang dan pengunjung pasar, Mendag Budi Santoso menyampaikan hasil pemantauan dengan menyebut sebagian besar harga kebutuhan pokok terpantau berada dalam batas normal dan stabil.

Ia mengungkapkan pasokan beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), bawang merah, hingga daging ayam tercatat terjual sesuai batasan wajar. Sebagai gambaran, bawang merah dijual pada kisaran Rp32.000 hingga Rp35.000 per-kilogram, masih berada di bawah harga acuan sebesar Rp39.000 per-kilogram. Begitu pula dengan telur ayam yang berada di angka Rp26.000 per kilogram dan daging ayam sebesar Rp38.000 per kilogram.

“Meski demikian, terdapat komoditas yang mengalami peningkatan, yakni cabai rawit yang menyentuh Rp70.000 per kilogram dari harga acuan Rp57.000 per kilogram, sementara cabai besar masih terkendali di angka Rp50.000 per kilogram,” katanya.

Menteri Perdagangan Budi Santoso menjelaskan bahwa penetapan harga acuan atau Harga Eceran Tertinggi (HET) dirancang untuk menciptakan titik temu yang adil antara kepentingan produsen dan konsumen.

“Pemerintah berkomitmen menjaga harga agar tetap wajar, sebab harga yang terlalu rendah berisiko merugikan para petani maupun peternak akibat tingginya biaya produksi. Sebaliknya, harga yang melonjak melebihi batas acuan tentu akan memberatkan daya beli masyarakat. Oleh karena itu, keseimbangan harga menjadi kunci utama agar usaha para produsen dapat terus berjalan tanpa membebani konsumen,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut Menteri Perdagangan juga memberikan apresiasi atas sinergi dan langkah nyata Pemkab Sleman dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga di pasar. Pemerintah berharap kolaborasi lintas sektor ini dapat terus dipertahankan demi menjaga ketersediaan komoditas pangan yang aman, terjangkau, serta mendukung iklim ekonomi masyarakat di Kabupaten Sleman.

Bupati Sleman menyambut baik peninjauan langsung dari jajaran Kementerian Perdagangan yang dinilai memberikan semangat tersendiri bagi daerah. Bupati Sleman menyampaikan bahwa meskipun stabilitas harga komoditas utama di pasar sudah dalam kondisi relatif aman dan murah, pemerintah daerah terus berfokus pada dinamika daya beli masyarakat serta pengendalian inflasi.

Menurut dia, pemenuhan kebutuhan pokok harian masyarakat sejauh ini tetap berjalan lancar melalui penyediaan berbagai alternatif kebutuhan yang beragam, sehingga daya beli masyarakat di wilayah Sleman dapat terus terjaga secara berkelanjutan. (Wisnu Wardhana)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *