Drumband dan Simulasi Pertempuran Meriahkan Pembukaan Independence Day Militery Expo 2026

Sleman16 Dilihat
banner 468x60

SLEMAN, JANASVARA.COM – Ribuan orang memadati kawasan Jalan Magelang di depan Sleman City Hall (SCH), Kabupaten Sleman, DIY, pada Jumat (21/8/2026) sore. Mereka tampak antusias menonton berbagai pertunjukan yang mengkolaborasikan pameran alutsista militer dengan seni budaya dalam giat pembukaan Independence Day Military Expo 2026.

Pantauan Janasvara.com, gelaran parade pembukaan Independence Day Military Expo 2026 dimulai sekitar pukul 15.00 WIB. Gelaran tersebut dimeriahkan penampilan Paskibraka Kabupaten Sleman, Polisi Cilik (Pocil) Polresta Sleman, hingga atraksi drumband dari Akademi Angkatan Udara, Sekolah Tinggi Maritim Jogja, dan SMK AAG Adisutdjipto.

banner 336x280

Decak kagum dan tepuk tangan warga menggema setiap para peserta parade menyelesaikan pertunjukan. Ribuan warga mulai anak-anak hingga orang dewasa seolah tak dapat memalingkan mata selama pertunjukan.

Sambutan warga semakin meriah ketika pasukan Hanud 21/Pasgat memperagakan demo atau simulasi pertempuran jarak dekat dalam pengamanan VIP. Sepanjang gelaran, pandangan warga fokus tertuju ke aksi para tentara melumpuhkan musuh. Tak sedikit warga yang mengabadikan momen aksi tersebut.

Kemeriahan parade tersebut ditutup dengan pembentangan bendera Merah Putih sepanjang 281 meter yang dibawa oleh ratusan personel gabungan TNI, Polri, dan masyarakat. Selain parade, Independence Day Military Expo 2026 juga dimeriahkan dengan pameran alutsista atau alat-alat pertahanan militer di loby utama SCH.

Gubernur Akademi Angkatan Udara, Marsda TNI Donald Kasenda, menjelaskan bahwa ekshibisi tersebut bukan sekadar perayaan seremonial HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Tetapi juga menjadi wahana untuk menumbuhkan semangat patriotisme, memperkuat kecintaan kepada tanah air, dan mendekatkan TNI beserta komponen pertahanan negara dengan masyarakat.

​”Melalui kegiatan ini, masyarakat diberikan kesempatan untuk melihat lebih dekat berbagai alat dan alutsista, teknologi pertahanan, serta kemampuan prajurit TNI. Kegiatan ini menjadi sarana edukasi bagi generasi muda bahwa menjaga kemerdekaan juga tentang menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi,” ujar Marsda TNI Donald Kasenda, Jumat (21/8/2026).

Menurut dia, kegiatan tersebut justru dapat menjadi sarana edukasi bagi generasi muda di tengah perkembangan teknologi pertahanan yang semakin pesat. Terutama edukasi bahwa kemerdekaan yang dinikmati kini tidak datang dengan mudah, melainkan diperoleh melalui perjuangan, pengorbanan, keberanian para pahlawan dan persatuan seluruh rakyat Indonesia.

Oleh karena itu, dia berpesan kepada generasi muda untuk memanfaatkan kemajuan teknologi pertahanan sebagai inspirasi untuk terus belajar, berprestasi, dan berinovasi.

Independence Day Military Expo 2026 diharapkan dapat menjadi ruang interaksi positif antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun kesadaran bahwa pertahanan negara merupakan tanggung jawab bersama,” katanya.

Seorang warga, Manaf (34), mengaku terpukau dengan penampilan drumband dari berbagai sekolah dalam gelaran itu. Dia pun rela datang sejak pukul 14.00 WIB bersama anaknya untuk menyaksikan pertunjukan drumband.

​”Sengaja nunggu dari jam 2 siang karena anak suka drumband. Selain buat hiburan, ini juga jadi momentum untuk memberi dukungan dan mengenalkan anak pada kegiatan positif serta alutsista militer,” ujarnya.

​Tak hanya sebagai sarana rekreasi keluarga, gelaran itu juga menjadi ajang nostalgia bagi alumni SMK Penerbangan AAG Adisutdjipto bernama Danang Wisnu Wicaksana (29).

Danang yang hadir bersama istri dan anaknya, mengaku bangga melihat mantan sekolahnya turut ambil bagian dalam ajang bergengsi tersebut. ( Dewi Rukmini)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *