SLEMAN, JANASVARA.COM—Bupati Sleman Harda Kiswaya meminta Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Sembada Kabupaten Sleman melakukan evaluasi rutin untuk mencegah potensi kesalahan operasional. Evaluasi berkala ini juga untuk memperkuat koordinasi antara PDAM dan Pemda Sleman dalam hal pembangunan infrastruktur air bersih.
Hal itu diungkapan Bupati Sleman ketika menghadiri peringatan Hari Bakti ke-34 PDAM Tirta Sembada, Sabtu (7/11/2026) di Instalasi Pengolahan Air (IPA) Daengan, Kantor Unit Depok, Sleman. Turut hadir pada acara tersebut Wakil Bupati Sleman, Sekda Sleman, serta sejumlah pejabat terkait lainnya.
Bupati juga mengingatkan seluruh jajaran pengurus hingga staf untuk menjaga kedisiplinan, bekerja dengan tegas, serta
menghindari praktik-praktik yang tidak profesional.
Bupati juga berpesan agar seluruh pegawai senantiasa menjaga kerukunan, mengutamakan semangat melayani masyarakat dengan sebaik-baiknya, menjauhi korupsi, serta senantiasa mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa.
Tema yang diusung pada kegiatan ini yakni Bersatu dalam Sinergi Bertransformasi Wujudkan Misi.
Menurut Direktur PDAM Tirta Sembada, Edy Nugroho, tema peringatan tahun ini memiliki makna pentingnya kebersamaan, sinergi, dan kolaborasi dari seluruh elemen perusahaan serta dukungan berbagai pihak untuk mencapai keberhasilan perusahaan.
“Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan profesionalisme, memperkuat inovasi, serta menjaga kualitas pelayanan demi memenuhi kebutuhan masyarakat Sleman ke depan,” ujarnya.
Lebih lanjut dijelaskan bahwa sejumlah kegiatan turut diadakan dalam rangka memperingati Hari Bakti ke-34 ini, antara lain anjangsana atau berkunjung kepada para mantan direktur dan purna tugas, Bakti Sosial, Aksi Donor Darah, Doa Bersama, Penanaman Pohon dan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (TJSP). (Wisnu Wardhana)
















