JAKARTA, JANASVARA.COM — Setiap tahun di Indonesia ada sekitar 4,8 juta kelahiran anak. Saat ini penduduk Indonesia sekitar 287 juta jiwa.
Di balik angka tersebut, terdapat tantangan besar karena tidak semua anak lahir dalam kondisi yang ideal atau beruntung. Oleh karena itu, melalui program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING), pemerintah berupaya mempercepat penanganan pada keluarga-keluarga berisiko stunting.
“Program GENTING adalah salah satu jawaban percepatan negara, pemerintah, dan stakeholder untuk membantu program-program prioritas yang belum bisa dijangkau oleh pemerintah secara penuh,” tegas Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN Wihaji dalam acara pemberian penghargaan Parasamya Karya Kencana.
Penghargaan ini diserahkan dalam rangkaian acara puncak GENTING Collaboration Summit 2026 yang diselenggarakan oleh Kemendukbangga/BKKBN. Kegiatan ini mengusung tema Satu Gerakan, Sejuta Harapan, Wujudkan Generasi Bebas Stunting di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis (5/11/2026).
Wihaji juga memberikan apresiasi mendalam kepada seluruh pemangku kepentingan, kepala daerah, serta mitra kerja yang hadir dan selama ini konsisten menaruh empati, perhatian, serta dukungan nyata terhadap pembangunan kependudukan di tanah air.
Kabupaten Sleman sendiri sukses meraih peringkat terbaik I penghargaan Parasamya Karya Kencana untuk Regional 3 dari Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN. Penghargaan tersebut diterima langsung Bupati Sleman, Harda Kiswaya. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai bentuk apresiasi kepada mitra pentahelix Program GENTING serta mitra yang konsisten mendukung Program Bangga Kencana dan percepatan penurunan stunting di Indonesia.
Harda Kiswaya, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang tinggi kepada seluruh jajaran Pemkab Sleman serta mitra kerja pentahelix yang telah bekerja keras bersama. Ia menegaskan, penghargaan ini merupakan buah dari komitmen bersama dalam mengoptimalkan pelayanan keluarga berencana dan percepatan penurunan stunting di Sleman. Ia berharap pencapaian ini menjadi motivasi bagi seluruh elemen di Kabupaten Sleman untuk terus memperkuat sinergi lintas sektor.
“Harapan kami ke depannya, kolaborasi pentahelix ini semakin solid sehingga kualitas sumber daya manusia di Sleman, khususnya generasi masa depan yang sehat dan bebas stunting, dapat terwujud secara optimal,” ungkap Harda.
Wahyuniati selaku Deputi Penggerakan dan Peran Serta Masyarakat Kemendukbangga/BKKBN, memaparkan bahwa GENTING Collaboration Summit 2026 merupakan wadah strategis untuk merajut kerja sama yang solid antar-pemangku kepentingan dari berbagai unsur pentahelix. Rangkaian kegiatan ini tidak hanya berfokus pada evaluasi program, tetapi juga dirangkai dengan pemberian berbagai bentuk penghargaan (award) kepada lini komponen masyarakat dan mitra kerja. (Wisnu Wardhana)
