Mengintip Pesona Kebun Anggur di Boetani Resto and Garden

Sleman54 Dilihat
banner 468x60

SLEMAN, JANASVARA.COM – Menyantap makanan sambil menikmati pemandangan alam tentu memberikan sensasi berbeda. Namun, bagaimana jika pemandangan yang disuguhkan adalah buah-buah anggur segar yang sedang masak di pohonnya. Sensasi itu bisa ditemui di Boetani Resto and Garden yang berada di Jalan Cebongan, Kalurahan Sidomoyo, Kapanewon Gamping, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

​Di restoran itu, pengunjung tidak hanya disuguhkan beragam sajian kuliner western. Tetapi pengunjung juga diajak menyelami keasrian kebun anggur seluas 400 meter persegi di bagian belakang restoran. Tak hanya itu, area outdoor restoran juga tampak asri dihiasi deretan buah anggur yang bergelayut cantik.

banner 336x280

Kebun anggur di restoran itu menggunakan sistem rambatan para-para. Di bawa naungan para-para yang rindang, buah-buah anggur segar berbagai varian tampak memanjakan mata dan siap menjadi sarana edukasi interaktif bagi para pengunjung.

Gardener atau Pengelola Kebun Anggur di Boetani Resto and Garden, Adi (43), mengungkapkan bahwa kebun itu awalnya diinisiasi karena tingginya tren budidaya anggur di Indonesia. Pada saat yang sama pemilik resto juga sering bepergian ke luar negeri, sehingga terinspirasi untuk mengabungkan konsep restoran dengan kebun buah.

​”Mulai tanam itu sudah sekitar 5 tahun lalu. Tapi kalau resmi buka konsep open resto dan kebun ini baru sekitar 4 tahunan,” ujar Adi, Kamis (17/9/2026).

​Dia menyebut, keberadaan kebun anggur itu difungsikan sebagai sarana edukasi publik sekaligus wahana contoh budidaya anggur bagi pengunjung. Di sana, pengunjung bisa mencicipi langsung buah anggur segar dari pohonnya. Bahkan saat ada perhelatan event khusus, buah anggur hasil panen kebun langsung dipetik untuk melengkapi menu resto tanpa perlu membeli dari luar.

​Tak tanggung-tanggung, ada lebih dari 30 varian anggur yang ditanam di area itu. Karakteristik rasanya pun bervariasi, mulai dari yang bertekstur juicy, crunchy, hingga kenyal.

​”Kalau masalah manis, semuanya pasti manis. Varian favorit pengunjung itu ada Jupiter, Basanti, Ilaria, Gusvi, Julian, dan masih banyak lagi,” tutur Adi.

​Bagi pengunjung yang tertarik memboyong keindahan kebun ke rumah, Boetani Resto and Garden menyediakan bibit anggur siap tanam hasil budidaya sendiri. Harganya pun terjangkau dan disesuaikan dengan tinggi tanaman. Di antaranya mulai Rp75 ribu untuk bibit tanaman buah dalam pot (tabulampot) dengan tinggi di bawah 75 cm.

Lalu, harga Rp100 ribu untuk bibit tabulampot setinggi 1 meter ke atas, Rp125 ribu untuk bibit berukuran hingga 1,5 meter, dan Rp150 ribu untuk bibit dengan tinggi di atas 1,5 meter.

​Istimewanya, pembeli tidak dilepas begitu saja setelah bertransaksi. Pengelola menyediakan layanan bimbingan pascapembelian via pesan singkat WhatsApp. Bahkan siap membantu melakukan peninjauan langsung ke rumah pembeli agar proses perawatan berhasil sampai berbuah.

​”Menanam anggur itu kan step by step. Mulai dari media tanam, pemilihan bibit bagus, sampai treatment-nya. Jadi memang butuh pembimbing agar pembeli bisa belajar dan meneruskannya sendiri,” paparnya.

​Untuk menjaga kualitas buah, Adi membeberkan bahwa pemanenan di kebun diatur dengan sangat cermat. Meski tanaman anggur dengan sistem para-para bisa dipanen hingga 4 kali dalam setahun, namun Adi menyarankan cukup 3 kali panen saja agar rasa manis dan kualitas buahnya tetap maksimal.

Menurutnya, merawat tanaman anggur tidak terlalu rumit selama dilakukan secara konsisten. Meski demikian, ia tidak menampik bahwa merawat anggur di kebun terbuka memiliki lebih banyak tantangan ketimbang menggunakan metode greenhouse.

Terutama saat musim hujan, sebab tingkat kelembapan yang tinggi berpotensi membuat buah anggur terserang jamur.

​Adapun, guna mengurus kebun seluas 400 meter persegi itu, pihak resto memberdayakan sebanyak tiga orang tenaga perawatan termasuk Adi.

​”Untuk skala hobi, perawatan itu tidak memakan waktu lama. Cukup luangkan waktu 10 sampai 15 menit sehari, dengan catatan maksimal 4 pohon,” tutur dia.

​Kombinasi antara kuliner lezat, suasana asri, dan edukasi bercocok tanam membuat Boetani Resto and Garden menjadi destinasi unik yang patut dikunjungi, baik bagi para pecinta tanaman maupun keluarga yang ingin menikmati suasana berbeda di Bumi Sembada. Kini, kebun anggur itupun menjadi ikon Boetani Resto and Garden. (Dewi Rukmini)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *