Godean Alami Kekeringan

Sleman35 Dilihat

SLEMAN, JANASVARA.COM – Kapanewon Prambanan musim kemarau tahun ini bebas dari kekeringan. Pasalnya di wilayah langganan kekeringan tersebut telah terpasang pipa saluran air bersih dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Sleman.

Sebaliknya Kapanewon Godean mengalami kekeringan sehingga warganya kekurangan air bersih. Selain Godean, tiga kapanewon lain adalah Turi, Tempel, Moyudan.

Hal itu dikatakan Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sleman Bambang Kuntoro Ketika menghadiri acara bhakti sosial pemberian bantuan air bersih yang dilakukan oleh PMI Sleman kepada warga Kalurahan Sumberarum Kapanewon Moyudan, Kabupaten Sleman di Balai kalurahan Sumberarum, Jumat (18/9/2026). Kemarau panjang ini telah mengakibatkan beberapa padukuhan yang tersebar di empat kapanewon wilayah Kabupaten Sleman mengalami kekeringan. Untuk mengatasi permasalahan tersebut pemerintah dan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Sleman memberi bantuan air bersih kepada warga yang tinggal di wilayah terdampak kekeringan.

Pemberian bantuan air bersih dari PMI Sleman kepada warga Kalurahan Sumberarum ini secara simbolis diserahkan oleh Ketua PMI Sleman dr Mafilindati Nuraini didampingi sejumlah pengurus PMI Sleman lainya dan diterima oleh lurah Sumberarum Moyudan Sukamto didampingi para pejabat Muspika Moyudan. Usai penyerahan secara simbolis, dilanjutkan penyerahan langsung ke SDN Sejati dan ke sejumlah padukuhan yang kekeringan, yaitu di padukuhan Jitar Ngemplak, Sejati Pasar dan di padukuhan Pakelan.Total bantuan yang diberikan 15.000 liter.

Pada Kamis, (17/9/2026) , kata Mafilindati, PMI Sleman juga memberikan bantuan air bersih kepada warga tiga padukuhan di wilayah Kapanewon Tempel. Bantuan yang diberikan untuk warga kapanewon Tempel kemarin jumlahnya sama dengan yang diberikan bagi warga Kalurahan Sumberarum yakni sebanyak 15.000 liter.

Menurut Mafilindati, bhakti sosial berupa pemberian bantuan air bersih yang dilakukan PMI Sleman dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) PMI ke 81 ini, selain sebagai bentuk kepedulian kepada sesama yang sedang mengalami kesulitan, juga untuk menunjukkan kebersamaan PMI Sleman dengan sesama.

Lurah Sumberarum, Sukamto mengatakan, tiga padukuhan di Sumberarum yang mengalami kekeringan ini semua berada di wilayah perbatasan Sungai Progo. Pada musim kemarau ini, sumur-sumur di tiga padukuhan tersebut sudah kering tidak ada airnya. Sebab keberadaan air sumurnya sangat tergantung pengairan sawah yang ada di sekitarnya. Jika sawah-sawah ada airnya, maka sumur juga ada airnya. Begitu sebaliknya.

Sementara, sawah-sawah di wilayah Sumberarum kini juga kering lantaran debet air irigasi selokan vanderwick yang jadi andalan untuk mengairi sawah-sawah di wilayah tersebut juga menurun drastis. Untuk mengatasi kekeringan di wilayah ini, lurah Sumberarum tidak hanya meminta bantuan air bersih, tetapi juga minta bantuan pompa air untuk menaikkan air yang ada di bagian bawah, sehingga kedepan setiap mengalami kekeringan tidak perlu meminta bantuan air bersih lagi. (*)