JOGJA, JANASVARA.COM – Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) DIY, Raden Suci Rohmadi mengatakan, Olimpiade Sains Nasional (OSN) bukan sekadar ajang kompetisi untuk memperoleh medali semata. OSN jadi bagian dari upaya Pemda untuk membangun budaya belajar yang kuat, kemampuan berpikir kritis, penalaran ilmiah, kreativitas, dan ketekunan peserta didik.
“Bagi kami, prestasi tersebut tidak hanya menjadi kebanggaan DIY. Tetapi juga menunjukkan pentingnya membangun ekosistem pendidikan yang mampu mengenali, mengembangkan, dan memfasilitasi potensi peserta didik sesuai dengan minat dan bakatnya,” tuturnya.
Disdikpora DIY pun menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat pola pembinaan sains secara berjenjang dan berkelanjutan, mulai dari tingkat sekolah hingga penguatan konsep dan latihan pemecahan masalah secara intensif. “Ke depan, pembinaan perlu terus diperkuat secara berjenjang dan berkelanjutan, mulai dari satuan pendidikan, pendampingan oleh guru dan pembina, penguatan penguasaan konsep serta latihan pemecahan masalah, hingga evaluasi terhadap proses pembinaan yang telah dilaksanakan,” jelasnya.
Menurut dia, kolaborasi antara sekolah, guru, pembina, orang tua, dan pihak-pihak yang memiliki keahlian di bidang sains juga menjadi bagian penting dalam mendukung perkembangan potensi siswa. Pihaknya berharap, capaian OSN tahun ini dapat menjadi motivasi bagi peserta didik lainnya untuk terus belajar, berani mengeksplorasi ilmu pengetahuan, dan mengembangkan potensinya.
“Pada saat yang sama, kami ingin memastikan bahwa kesempatan untuk berkembang terbuka bagi lebih banyak siswa, sehingga budaya berprestasi tumbuh di berbagai satuan pendidikan di DIY,” katanya.
Kontingen pelajar jenjang SMA, SMK, MA sederajat asal Daaerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menorehkan prestasi membanggakan pada ajang OSN 2026 tingkat nasional. Para pelajar tersebut berhasil membawa pulang total belasan trofi dalam ajang bergengsi itu. Di antaranya tiga medali emas, lima perak, delapan perunggu, dan tiga honorable mention.
“Alhamdulillah. Capaian itu patut kami syukuri dan apresiasi sebagai hasil kerja keras para siswa, dukungan orang tua, pendampingan guru dan pembina, serta dukungan satuan pendidikan,” ucap Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) DIY, Raden Suci Rohmadi, belum lama ini
Suci menyampaikan bahwa Disdikpora DIY memandang OSN bukan sekadar ajang kompetisi untuk memperoleh medali semata. Melainkan jadi bagian dari upaya Pemda untuk membangun budaya belajar yang kuat, kemampuan berpikir kritis, penalaran ilmiah, kreativitas, dan ketekunan peserta didik. (Dewi Rukmini)
