SLEMAN, JANASVARA.COM – Seorang pria berinisial TAS (39) menjadi korban penganiayaan di Jalan Ringroad Utara, kawasan Condongcatur, Kapanewon Depok, Sleman. Peristiwa tersebut terjadi ketika korban tengah terjebak kemacetan di sekitar simpang UPN Veteran Jogja.
Kasi Humas Polresta Sleman, Iptu Argo Anggoro, mengatakan kejadian bermula ketika korban melihat dua pengendara sepeda motor menghentikan sebuah mobil di tengah kepadatan lalu lintas.
Merasa ada situasi yang tidak biasa, korban kemudian berusaha mengetahui apa yang sedang terjadi. Saat ditanya, kedua pengendara motor tersebut menyebut mobil yang dihentikan merupakan kendaraan hasil pencurian.
Korban kemudian mencoba memastikan informasi tersebut kepada pengemudi mobil. Namun, pengemudi justru mengaku tidak mengetahui persoalan tersebut dan mengatakan dirinya tiba-tiba dipepet oleh pengendara sepeda motor.
Situasi tersebut kemudian berkembang menjadi cekcok antara korban dengan pelaku. Setelah arus lalu lintas kembali lancar, korban melanjutkan perjalanan dan menepi di sekitar Papyrus Photo Studio.
Tak lama berselang, menurut Argo, pelaku tiba-tiba mendatangi korban. Tanpa diduga, pelaku kemudian melayangkan satu kali pukulan ke bagian leher kanan korban.
Akibat kejadian tersebut, TAS mengalami memar pada bagian leher kanan. Selain itu, telepon seluler Samsung Z Fold 5 milik korban turut mengalami kerusakan.
Kasus ini kini dalam penanganan Polresta Sleman dan sedang melakukan proses penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap pelaku penganiayaan.
Kepolisian juga mengimbau masyarakat agar tetap mengedepankan kewaspadaan dan tidak mengambil tindakan sendiri ketika menghadapi persoalan di jalan raya.
Warga yang menemukan atau mengalami tindak kekerasan diharapkan segera melapor kepada kepolisian terdekat maupun menghubungi layanan darurat kepolisian. Masyarakat juga diminta menghindari tindakan fisik yang justru dapat berujung pada persoalan hukum. (Hadid Pangestu)










